Virgil van Dijk menjelaskan kekecewaan yang dirasakan Liverpool setelah hanya meraih hasil imbang 2-2 dalam lanjutan Premier League pada hari Minggu melawan Chelsea.

Tim tamu unggul dalam pertandingan di Stamford Bridge melalui gol-gol Sadio Mane dan Mohamed Salah masing-masing di menit sembilan dan 26.

 

Tapi the Blues menyamakan kedudukan sebelum turun minum ketika Mateo Kovacic melakukan sebuah tendangan voli spektakuler dan Christian Pulisic kemudian berhasil menjebol gawang Caoimhin Kelleher.

 

 

Van Dijk merasa Liverpool mungkin masih bisa mengklaim kemenangan di babak kedua dan bersikeras bahwa timnya sekarang akan berusaha meraih poin penuh di pertandingan mendatang.

 

Baca wawancara pasca-pertandingan sang pemilik nomor 4 dengan Sky Sports di bawah ini...

 

Tentang bagaimana perasaan Liverpool setelah gagal meraih kemenangan meskipun sempat unggul 2-0 ...

 

Ya jelas jika Anda unggul 2-0, Anda tidak ingin kebobolan seperti itu sebelum akhir babak pertama dan memberi mereka momentum untuk kembali berjuang. Sayangnya, itu terjadi. Sebuah tendangan fantastis [oleh Kovacic], kita harus memberinya apresiasi atas hal itu. Dan jelas itu memberi mereka, seperti yang sudah saya katakan, momentum. Mereka mencetak gol kedua dengan perasaan yang bagus hingga turun minum. Jelas kami mencoba untuk tidak panik, menciptakan momen-momen bagus di babak kedua, bahkan ketika kami berada di bawah tekanan. Saya pikir untuk penonton netral itu adalah pertandingan yang cukup bagus untuk ditonton, tetapi kami datang ke sini untuk tiga poin dan sayangnya kami tidak mendapatkannya.

 

Tentang kualitas yang ditampilkan dari kedua tim…

 

Mereka memiliki tim yang luar biasa, begitu juga kami. Saya selalu merasa kami berada di bawah tekanan pada waktu-waktu tertentu tetapi kami bertahan dengan baik sebagai tim. Saya pikir, kami tidak memberikan mereka banyak peluang besar dan bahkan kami mungkin bisa mencetak gol 3-2 pada akhirnya. Tapi sayangnya itu tidak terjadi, kami akan menerima satu poin ini dan kami harus berjuang lagi setelah kekecewaan yang kami alami minggu lalu. Itu yang harus kami lakukan.

 

Tentang pujian atas performa Kelleher...

 

Ya tentu saja. Saya sangat menyukai penampilannya. Dia adalah penjaga gawang yang fantastis. Dia belajar dari yang terbaik, menurut saya, dari Alisson. Posisinya bagus, dia percaya diri saat menguasai bola dan dia juga melakukan penyelamatan yang bagus. Itu bagus dan kami membutuhkannya sekarang karena kasus COVID yang merebak. Sayangnya, kami kebobolan dua, tetapi pada gol pertama, dia jelas tidak bisa berbuat apa-apa. Kami akan membutuhkannya untuk pertandingan berikutnya.

 

Tentang apakah 'sulit mempercayai’ Manchester City bisa berada di puncak klasemen ...

 

Tidak pernah. Ini memang adalah jarak yang cukup jauh, jadi mereka mungkin menjadi calon kuat juara. Tapi apapun masih bisa terjadi. Kami telah berada di situasi di mana kami membuat jarak, kami berada di depan dan kami gagal mempertahankannya. Jadi, apapun mungkin. Kami akan fokus pada diri kami sendiri, Chelsea akan fokus pada diri mereka sendiri. Kami hanya harus bermain dengan bagus dan memenangkan pertandingan. Kedengarannya cukup mudah tetapi itu sulit, seperti yang Anda lihat hari ini juga.