Dalam cerita terbarunya untuk catatan harian kamp latihan, Pepijn Lijnders menjelaskan hal baru dari jadwal latihan Liverpool, mengungkapkan beberapa momen di dalam kuis tim hari Sabtu dan soal 'menekan tombol merah'.

Terkadang sesi terbaik adalah sesi di lapangan yang digenangi air, di mana para pemain harus lebih pintar dan lebih spontan untuk menjaga bola, Mencongkel bola untuk melewati tekel dan juga memastikan bola bisa diterima oleh rekan setim. 

 

Di akhir sesi alatihan, kami harus pindah lapangan dua kali dan beradaptasi dengan cepat dengan cuaca di sini di Austria. Staf lapangan berlari untuk memasang garis di atasnya, tapi itu jelas tidak seberapa dibandingkan dengan masalah yang terjadi di Eropa dengan curah hujan.

 

Beberapa tahun yang lalu kami memutuskan untuk membawa Warren [Scott] dari staf lapangan bersama kami ke kamp latihan kami untuk memiliki lapangan dengan kualitas maksimal. Dia tahu apa yang kami inginkan dan bagaimana kami ingin mempersiapkannya, jadi merupakan nilai tambah yang besar untuk membawanya bersama kami di pra-musim.

 

Pada hari Sabtu, kami memberi para pemain sesi yang disebut '11 v 11 impuls' di tiga perempat lapangan. Dalam pertandingan 11 v 11 ini, dibutuhkan hal-hal berikut: taktik, kolektif, dan mentalitas pemenang. Saya percaya setelah teknik, ini adalah aspek terpenting dari gaya bermain kami. Hanya dengan begitu, kami bisa memercayai permainan kami di pertandingan besar. Aturan sepak bola tertua adalah yang terbaik, menurut saya.

 

Jürgen selalu mengatakan bahwa semuanya dimulai dengan 'Apa yang kita lakukan, kita lakukan bersama dan kita lakukan dengan 100 persen' dan sejauh ini benar-benar terjadi di dalam kamp kami. Ini adalah pesan yang besar saat bekerja dengan begitu banyak pemain hebat di tim ini karena tidak ada kolektivitas tanpa pemain-pemain hebat, tetapi tidak ada kesuksesan tanpa kolektivitas.

 

  • Tonton pertandingan pramusim Liverpool melawan FC Wacker Innsbruck dan VfB Stuttgart pada hari Selasa secara langsung dan eksklusif di LFCTV GO. Dapatkan juga akses GRATIS untuk sebulan pertama dengan kode 2122GOFREE. Cari tahu lebih lanjut di www.liverpoolfc.com/watch. S&K berlaku.

 

Di dalam atmosfer pressing dan counter-pressing ini, ada dua atau tiga momen tim yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh James dan Sadio. Millie berpikir sudah waktunya untuk menendang, dan... bola mengarah ke pojok atas, membentur mistar gawang saat masuk.

 

Itu terjadi setelah tim kuning dua kali melakukan pressing di mana-mana. Ini membuktikan bahwa dengan kecerdasan, setiap situasi bisa menjadi situasi counter-pressing.

 

Kami bersiap selama 95 menit untuk bisa bermain dengan energi penuh, kami meningkatkan intensitas selangkah demi selangkah. 

 

Johan Cruijff mengatakan kualitas sentuhan pertama menentukan ritme permainan. Ini sangat benar. Ketika kami melakukan rondo, kami memberi gelandang kami kesempatan untuk berperan sebagai penghubung dengan tujuan merangsang sentuhan pertama yang sempurna. Semua orang bermain dengan satu sentuhan, hanya gelandang kami dengan dua sentuhan.

 

Kami memulai minggu baru di sini di Austria dengan pertandingan persahabatan pra-musim pertama kami besok, ketika kami menghadapi Wacker Innsbruck dan Stuttgart dalam dua pertandingan 30 menit.

 

Pertandingan adalah momen di mana kami dapat menunjukkan konsentrasi kami dan momen di mana kami dapat mengembangkan tim. Ini memberi kami umpan balik tentang para pemain dan tentang tim. Peluit pertama akan seperti ‘menekan tombol merah’, bahkan di pra-musim.

 

 

Minggu adalah hari libur bagi para pemain dan staf. Kami memutuskan untuk melakukan ini sebagai kesempatan untuk menjernihkan pikiran semua orang, memberikan istirahat yang layak untuk tubuh dan mendapatkan perawatan ekstra. Kami memiliki enam hari dengan sembilan sesi sebelum ini, jadi para pemain benar-benar pantas untuk istirahat.

 

Saya melakukan tur sepeda gunung dengan Vitor untuk menikmati beberapa pemandangan luar biasa yang sangat istimewa yang dapat kami lihat di sini di Salzburg, dan kemudian di malam hari, kami mengatur agar para pemain dan staf pergi makan bersama tim di area yang dipesan di restoran lokal untuk memastikan kami tetap berada di dalam ‘bubble’ kami.

 

Tentu saja, saya yakin sekarang kalian mungkin telah melihat rekamannya secara online atau membaca komentar Jürgen tentang kuis tim yang kami selenggarakan pada Sabtu malam di hotel kami.

 

Saya harus mengatakan, itu adalah momen yang luar biasa untuk semua pemain dan staf. Kami memiliki delapan tim yang masing-masing terdiri dari 10 orang, dengan semua orang bercampur dan anggota dari masing-masing tim ditentukan secara acak. Pada saat-saat ini, kami merasa bahwa mentalitas tim berubah dan kami semakin bersatu.

 

Selain babak pertanyaan, kami juga memiliki beberapa babak aktivitas – dan saya harus mengatakan, momennya adalah Naby melakukan sekitar 50 juggling dengan bola tenis… dengan sandal jepitnya. Itu tidak masuk akal! Sopir bus kami, Mike, memiliki masalah dengan salah satu tantangan… jika dia menyetir segugup saat dia bermain game kemarin, kami tidak akan mencapai stadion musim ini!

 

Di tim saya, kami memiliki campuran yang tepat. Kami memiliki Kaide Gordon, yang tahu semua lagu, serta pengalaman bahasa Inggris Ox dan Joe. Saya dan Vitor mewakili para pelatih dan kemudian beberapa staf dari berbagai departemen di sini bersama kami di Austria.

 

Ketika saya bersiap untuk menulis kolom ini, saya bertanya kepada Ox dan Joe apa kelebihan kami sebagai sebuah tim… kami tidak berhasil banyak menebak jawaban yang benar, kecuali di babak musik, tetapi kami memiliki energi positif di antara tim ini.

 

Tapi, sayangnya, kami adalah tim yang finis di posisi akhir, sehingga harus menari untuk menghibur tim ini. Itu benar-benar menyenangkan, jujur, dan saya mengatakan yang sebenarnya! Ini baik bagi kami semua, untuk bersama-sama dengan semua orang dari semua departemen yang memiliki peran yang berbeda..

 

Kami memang merasa ada beberapa keputusan yang meragukan dari para wasit permainan kemarin, tetapi kami akan membiarkannya begitu saja!

 

 

Pada hari Minggu, Neco Williams dan Harry Wilson bergabung dengan grup setelah bermain untuk Wales di Euro 2020 dan mereka akan mulai hari ini, dengan kembali ke lapangan untuk dalam persiapan untuk pertandingan persahabatan kami.

 

Dalam latihan pagi ini, kami melakukan rondo counter-press dan rondo menyerang sebagai awal. Nama-nama latihan itu menjelaskan keseluruhan ide. Dalam rondo menyerang, para pemain harus menciptakan situasi ‘give and go’, satu lawan satu dan orang ketiga berlari untuk mendapatkan poin.

 

Setelah itu, kami memainkan permainan khas kami. Tiga tim yang terdiri dari delapan orang mendapatkan kesempatan untuk menyerang lebih banyak dan kami melakukan ini di seluruh lapangan! Dengan tim yang melewati garis tengah hanya memiliki waktu yang lebih singkat untuk melakukan serangan balik.

 

Virgil dan Joe menyelesaikan seluruh sesi latihan juga, yang merupakan berita bagus.

 

Kami semua menantikan untuk melanjutkan pra-musim ini. Proses ini akan menjadi ujian yang bagus untuk para pemain.

 

Sampai jumpa lagi,

Pep

 

Pep Lijnders berbicara dengan James Carroll